Gereja Scientology: Sejarah, Aliran Ajarannya, Dan Kontroversialnya


Gereja Scientology: Sejarah, Aliran Ajarannya, Dan Kontroversialnya

Sampai dengan hari ini, gereja memiliki banyak aliran dan doktrin, termasuk juga Gereja Scientology: sejarah, aliran ajarannya, dan kontroversialnya. Gereja yang satu ini cukup menarik perhatian umat Kristen, mulai dari menetapkan cara memimpin ibadah Kristen hingga doktrin ajarannya, hingga banyak dianut oleh para artis Hollywood. Namun dalam perjalanannya, tentu ada banyak kontroversi dari prinsip yang dibawa dan dikemukakan oleh aliran gereja ini. Oleh sebab itu, jika ingin memahami lebih baik apa sebenarnya doktrin yang dipercaya oleh gereja yang satu ini, sebaiknya simak penjelasan di bawah mengenai Gereja Scientology: sejarah, aliran ajarannya, dan kontroversialnya.

Sejarah Gereja Scientology

Ditinjau dari sejarah gereja yang satu ini, sebenarnya Gereja Scientology baru mulai ada atau muncul di tahun 1954. Gereja tersebut awalnya adalah kelompok organisasi yang didirikan dan dipimpin oleh Lafayette Ronald Hubbard. Pada perkembangannya, gereja yang satu ini ternyata mampu menarik perhatian banyak kalangan selebritis papan atas. Hingga tercatat bahwa pengikut ajaran gereja tersebut termasuk John Travolta hingga Tom Cruise dan Katie Holmes. Gereja ini tidak menyatakan diri sebagai gereja saja, tetapi juga sebagai organisasi yang bergerak dalam hal bisnis. Oleh sebab itu gereja tersebut lebih banyak mencari dan menjaring jemaat yang kaya serta memiliki pendapatan yang besar. Tujuannya supaya dapat membantu pertumbuhan gereja lebih banyak dan memperbesar organisasi dari sisi bisnis pula.

Pastinya ini adalah hal yang mengejutkan bahwa Gereja Scientology mendapat perhatian yang cukup tinggi. Hingga pada akhirnya tahun 2007 gereja ini juga membuka cabangnya di Birmingham, Inggris dan tetap berkembang hingga tahun 2017. Namun pada akhirnya, di tahun 2013 ajaran gereja ini dikatakan sebagai gereja yang membawa ciri-ciri ajaran sesat Kristen sehingga dianggap sebagai salah satu aliran sesat yang dilarang masuk dan berkembang oleh pemerintah Amerika Serikat. Selanjutnya ajaran ini juga dilarang masuk ke Indonesia dan dinyatakan pula sebagai ajaran sesat yang tidak dibolehkan berkembang.

Aliran Ajaran Gereja Scientology

Banyak umat Kristen mungkin belum paham benar apa yang menjadi konsep dari ajaran gereja yang satu ini. Pada dasarnya kepercayaan yang diajarkan kepada jemaatnya dianggap sebagai salah satu hal yang tidak sesuai dengan firman Allah. Bahkan hampir sepenuhnya tidak sesuai dan melenceng dari ajaran Alkitab. Hal inilah yang membuat gereja tersebut ditolak di berbagai negara dan menimbulkan kontroversi. Dalam ajaran ini disebutkan bahwa teori tentang Adam dan Hawa tidak benar adanya. Gereja ini juga percaya bahwa Yesus merupakan implan alien yang berasal dari luar angkasa.

Dan yang mana manusia sejatinya merupakan keturunan makhluk luar angkasa. Inilah salah satu hal yang membuat banyak orang yang berpikir futuristik mempercayai hal tersebut. Karena hal ini terdengar lebih menarik dari teori Alkitab tentang asal usul manusia menurut Agama Kristen yang berasal dari Adam dan Hawa. Tak hanya itu saja, dalam gereja tersebut juga mengajarkan kekerasan fisik dan memperbolehkan pendidikan militer bagi anak-anak. Sehingga mereka memiliki fasilitas rahasia untuk mendidik anak-anak usia dini dalam hal militer yang keras dan disiplin. Tentunya bukan hanya tidak sesuai dengan ajaran gereja yang sesungguhnya, aliran ini juga tidak sejalan dengan peraturan pemerintah mengenai wajib militer pada anak-anak. Oleh sebab itu pada akhirnya gereja dan organisasinya tidak boleh berkembang lebih lanjut oleh banyak negara di dunia.

Kontroversi Gereja Scientology

Ajaran serta kenyataan bahwa gereja meminta dan memungut banyak uang dari jemaatnya tentu menimbulkan banyak kontroversi. Bahkan salah satunya yang cukup ramai diperbincangkan orang yaitu saat Katie Holmes menuntut perceraian dari Tom Cruise karena tidak setuju bahwa Suri anak mereka akan dididik secara militer dalam umur yang masih sangat kecil, yaitu 6 tahun. Kontroversi lainnya juga timbul dari pernyataan jemaat lainnya yang mengatakan bahwa gereja meminta banyak uang dari jemaat untuk membangun organisasi dan gedung gereja sendiri.

Sehingga ada kalanya menjadi unsur pemaksaan dan bukan lagi berupa sukarela dari jemaat. Diketahui memang gedung gereja beserta organisasi Scientology ini cukup besar dan mewah. Sehingga hal ini sangat wajar jika jemaat mengadukan adanya pengerukan uang yang besar dari para penganut ajaran agama tersebut yang rata-rata merupakan orang dengan penghasilan yang besar. Belum lagi kasus kekerasan dan penyimpangan doktrin yang banyak diberitahukan oleh para eks jemaat di gereja tersebut. Yang mana pada dasarnya gereja ini mengesampingkan prinsip kasih tentang Alkitab seperti yang diajarkan oleh ajaran Kristen yang sejati.

Itulah beberapa informasi yang berkaitan dengan Gereja Scientology: sejarah, aliran ajarannya, dan kontroversialnya. Tidak semua yang memakai atribut dan nama gereja berakhir dengan ajaran yang benar. Hari-hari ini iblis mengancam melalui adanya berbagai macam aliran sesat dalam agama Kristen. Oleh sebab itu sangat penting supaya umat Kristen sendiri menjadi bijaksana menentukan mana yang benar dan mana yang tidak. Oleh sebab itu, pertahankan manfaat berdoa bagi orang Kristen supaya dapat memutuskan yang terbaik. Sertakan karunia Roh Kudus dalam setiap saat pengambilan keputusan dalam kehidupan kita, sehingga pada akhirnya iman kita dapat bertumbuh lebih sempurna dan memilih apa yang tepat seperti yang Tuhan kehendaki di hidup kita.


https://tuhanyesus.org/gereja-scientology

Post a Comment

Previous Post Next Post