666 dalam Alkitab: Asal-Usul, Tujuan, dan Pandangannya yang Wajib Diketahui Umat Kristen


666 dalam Alkitab: Asal-Usul, Tujuan, dan Pandangannya yang Wajib Diketahui Umat Kristen

Sering kali umat Kristen mempertanyakan sebenarnya apakah arti 666 dalam Alkitab: asal-usul, tujuan, dan pandangannya? Karena banyak yang mengidentikkan angka tersebut dengan anti Kristus dan juga lambang dari iblis. Sehingga banyak umat Kristen yang diminta waspada serta berjaga-jaga, selalu mendekatkan diri pada tuntunan karunia Roh Kudus. Apabila belum mengerti mengenai arti angka tersebut, maka di bawah ini ada beberapa penjelasan tentang angka 666 tersebut. Lebih dekat kita berusaha untuk belajar dan mengetahui apa arti 666 dalam Alkitab: asal-usul, tujuan dan pandangannya.

Asal Usul 666 Dalam Alkitab

Sebenarnya di dalam Alkitab sendiri tidak ada ayat yang menyatakan mengenai angkat tersebut. Tuhan tidak pernah secara eksplisit mengatakan mengenai angka 666 yang merupakan lambang kejahatan maupun sifat dosa menurut Alkitab. Akan tetapi banyak orang yang mengaitkan angka tersebut dengan lambang iblis atau roh jahat. Sehingga banyak yang berpikiran buruk akan angka 666 ini. Bahkan banyak orang Kristen menghindari angka tersebut.

Bila dilihat dari sejarahnya sendiri yang tidak terkait dengan Alkitab, angka 666 ini berawal dari praktik ibadah di Babel yang tidak sesuai dengan keinginan Allah di masa Nabi Daniel saat itu. Angka 666 itu sebenarnya mencerminkan dewa matahari yaitu dewa ke-37 dalam kepercayaan bangsa Babel jaman dahulu kala. Seiring berjalannya waktu, maka angka ini tidak lagi identik dengan dewa matahari namun lebih tepatnya pada mereka yang bertentangan dengan Allah atau bisa juga dikatakan sebagai anti Kristus. Sehingga pada akhirnya bisa disimpulkan bahwa angka 666 sudah mulai muncul dari dahulu kala dan identik dengan arti penyembahan berhala dalam iman Kristen. Yang mana sama halnya dengan tidak mengakui Allah dan menyembah Allah yang lain.

Tujuan 666 Dalam Alkitab

Memang Alkitab tidak menuliskan tujuan 666 ini secara langsung. Hanya saja ada beberapa penulisan tentang anti Kristus sendiri. Termasuk hanya ada kisah mengenai penyembahan yang dilakukan Babel pada para berhalanya di jaman Perjanjian Lama. Sehingga tidak banyak yang bisa didapatkan dari tujuan angka tersebut disematkan. Berikut ini beberapa ayat yang menyatakan kedatangan anti Kristus di tengah umat manusia suatu saat nanti.

1 Yohanes 2:18″Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.”

1 Yohanes 2:22 “Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.”

Dari ayat di atas maka sudah jelas bahwa angka 666 yang identik dengan anti Kristus ini merupakan mereka yang mendukakan Allah karena menyangkal Allah sebagai Tuhan. Bahkan mereka tidak mengakui Tuhan Yesus sebagai penggenap akan janji keselamatan dalam Alkitab yang hidup. Sehingga pada intinya 666 ini menjadi lambang perlawanan akan adanya Allah. Hal ini pula yang menyebabkan banyak yang meminta umat Kristen untuk tidak mempercayai angka tersebut serta membuang jauh-jauh angka ini dari kehidupan umat Kristen sehari-hari. Apalagi di masa dahulu ini merupakan cerminan dari angka dewa matahari yang bertentangan dengan kepercayaan terhadap kebangkitan serta karya keselamatan Allah melalui Tuhan Yesus. Sehingga angka ini seharusnya tidak lagi dijadikan angka penting dalam suatu ibadah.

Pandangan 666 Dalam Alkitab

Alkitab juga tidak secara langsung memberikan pandangannya akan angka 666. Namun beberapa ayat memberikan pandangan mengenai anti Kristus tersebut. Alkitab menilai bahwa angka ini lebih mengarahkan pada penyesat yang tidak mengakui penyaliban Yesus. Sehingga secara tidak langsung juga mengakui bahwa tidak ada Tuhan yang menebus dosa umat manusia. Simak beberapa ayat penting berikut ini:

2 Yohanes 1:7 “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.”

1 Yohanes 4:3 “dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.”

Dari ayat yang tertulis di atas maka jelas adanya bahwa angka yang identik dengan anti Kristus ini melambangkan penyangkalan karya penyelamatan Allah. Sehingga makin banyak umat Allah yang diharapkan berpaling dan jatuh pada macam-macam dosa menurut Alkitab. Inilah tipu muslihat iblis yang paling besar dan berusaha untuk menjatuhkan manusia serta membawa umat Allah untuk jatuh dalam dosa penyembahan berhala. Yang mana pada masa sekarang hal ini tidak terbatas pada aliran sesat saja tetapi bahkan pada doktrin yang tidak mempercayai Allah sekalipun.

Itulah sedikit pembahasan mengenai 666 dalam Alkitab: asal-usul, tujuan, dan pandangannya. Sebaiknya umat Kristen harus selalu ingat bahwa ancaman iblis dimana-mana tidak pernah berhenti. Karena itu tetap lakukan berdoa sehingga apa yang hendak direncanakan iblis ini bisa digagalkan. Sehingga ke depannya banyak umat Kristen yang tetap berada dalam takut akan Tuhan dan tidak menjadi bagian dari roh jahat. Melainkan menjadi umat Tuhan yang senantiasa berada dalam pimpinan Allah serta memperlihatkan ciri-ciri orang yang dipenuhi Roh Kudus.

Post a Comment

Previous Post Next Post