3 Hukum Mengecat Rambut Dalam Kristen Jarang Dipahami Umat Kristiani

3 Hukum Mengecat Rambut Dalam Kristen Jarang Dipahami Umat Kristiani

Sering kali banyak orang Kristen mungkin tidak paham benar apakah mengecat rambut termasuk macam-macam dosa menurut Alkitab atau tidak. Sebagian banyak yang berpikir bahwa hukum mengecat rambut dalam Kristen memang tidak dijelaskan di dalam Alkitab dan bukan merupakan sesuatu yang salah. Tetapi bagi sebagian orang Kristen radikal berpikir bahwa mengecat rambut berarti melakukan perubahan terhadap fisik yang telah diberikan Tuhan dan tidak mensyukuri apa yang diberikan Tuhan apa adanya.

Hal ini tentu menjadi dilema bagi yang ingin sepenuhnya menjalankan firman Tuhan. Akan tetapi memang cukup wajar apabila setiap umat Kristen memiliki pemahaman dan pengertian yang berbeda satu dengan yang lain. Karena itu butuh hikmat dan kebijaksanaan dalam melaksanakan firman Allah melalui cara berdoa yang benar. Untuk lebih jelasnya jika ingin mengetahui lebih lanjut, berikut ini beberapa hukum mengecat rambut dalam Kristen yang menunjukkan bahwa ada baiknya hal ini tidak dilakukan.

1. 1 Korintus 10:23

“Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.”

Dalam ayat tersebut di atas dikatakan bahwa tidak semua hal yang bisa dilakukan umat Kristen ternyata dapat bersifat positif atau membangun. Oleh sebab itu sebaiknya lihat lebih dulu apa yang hendak kita lakukan apakah menyenangkan hati Tuhan atau tidak. Sebaiknya lakukan apa yang membuat kita menjadi contoh perilaku sebagai terang dan garam dunia sehingga selalu memberikan contoh yang baik di sekitar kita. Mengecat rambut mungkin tidak merupakan jenis-jenis dosa dalam Alkitab, tetapi jika mengecat rambut dengan warna berlebihan dan kurang pantas malah akan menjadi batu sandungan. Oleh sebab itu sebaiknya berdoa terlebih dahulu akan menjadi salah satu cara yang paling tepat.

2. 1 Tesalonika 5:18

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

Mengecat rambut artinya mengubah warna rambut yang asli. Sehingga itu bisa jadi tanda kita tidak bersyukur pada Tuhan. Oleh sebab itu jika ingin benar-benar menyenangkan hati Tuhan maka sebaiknya selalu ucapkan syukur dalam kondisi apapun. Termasuk apapun warna rambut kita saat ini, tentu Tuhan akan lebih senang jika melihat kita umatNya berlaku apa adanya.

3. 1 Petrus 3:3

“Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah.”

Sebaiknya daripada memperindah diri dengan mengecat rambut, maka ada baiknya menghias diri dengan cara menjadi pribadi menurut Kristen. Karena kecantikan yang terpancar dari dalam akan jauh lebih indah daripada sekedar kecantikan fisik. Karena itu daripada mengecat rambut sebaiknya lakukan banyak hal baik seperti misalnya menolong sesama.

Itulah beberapa hukum mengecat rambut dalam Kristen yang menyatakan secara tidak langsung supaya hal ini sebaiknya dihindari. Bagaimanapun fisik yang kita miliki merupakan anugerah dari Tuhan. Sehingga sebaiknya kita mengucap arti bersyukur dalam Alkitab atas apa yang Tuhan berikan. Akan tetapi bukan berarti apa yang dilakukan tersebut adalah dosa. Karena itu sebaiknya berdoa dulu dan mohon pimpinan penyertaan karunia Roh Kudus dalam melakukan sesuatu. Sehingga apa yang kita lakukan selalu menyenangkan hati Bapa di surga. Amin.


Source : https://tuhanyesus.org/hukum-mengecat-rambut-dalam-kristen

Post a Comment

Previous Post Next Post